×
image

Roy Suryo Siap Diperiksa, Sebut Perjuangannya Mirip Pangeran Diponegoro

  • image
  • By Shandi March

  • 11 Nov 2025

Pakar telematika Roy Suryo menyatakan kesiapannya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan hoaks ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo. (Youtube Abraham Samad)

Pakar telematika Roy Suryo menyatakan kesiapannya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan hoaks ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo. (Youtube Abraham Samad)


LBJ — Pakar telematika Roy Suryo menyatakan kesiapannya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan hoaks ijazah Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Menariknya, jelang pemeriksaan itu, ia mengutip semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam menghadapi kolonial dua abad silam.

“Betul kata Dokter Tifa, 200 tahun yang lalu Pangeran Diponegoro hanya bermodalkan iman, tapi sudah menorehkan sejarah,” ujar Roy di Gedung Joang ’45, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

Roy dijadwalkan hadir di Polda Metro Jaya, Rabu (13/11), bersama dua tokoh lain: Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa dan Rismon Sianipar.

Ketiganya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang berkaitan dengan penyebaran isu keaslian ijazah Jokowi.

Baca juga : Roy Suryo Respon Santai Usai Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi

Roy memastikan dirinya akan memenuhi panggilan penyidik. Ia menegaskan, penetapan status tersangka tidak akan menyurutkan langkah perjuangan yang ia klaim berlandaskan moral dan kejujuran.

“Kami tidak akan diam, kami tidak akan berhenti, karena ini awal dari sebuah perjuangan besar,” kata Roy.

Selain menyatakan siap diperiksa, Roy juga menyoroti pernyataan Kapolda Metro Jaya yang sebelumnya menyebut adanya dugaan pengeditan dokumen ijazah Jokowi oleh pihaknya.

Roy menampik tudingan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada satu pun dari timnya yang melakukan pengeditan terhadap dokumen itu.

Baca juga : Delapan Tokoh Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan dr. Tifa Masuk Daftar

“Kami pertanyakan ketika kemarin Pak Metro 1 mengatakan kami melakukan editing terhadap ijazah. Nggak ada satu pun yang melakukan editing terhadap ijazah,”

ujar Roy.

Ia mengaku hanya memperjuangkan transparansi dan kejujuran publik terkait persoalan yang disebutnya “fundamental dalam demokrasi”.

“Kami hanya ingin menegakkan kejujuran dan kenegarawanan, tidak lain dari itu,” ucap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut.

Menjelang pemeriksaan, Roy juga mengaku mendengar adanya rencana provokasi dari pihak-pihak tertentu yang ingin menunggangi situasi tersebut.

Baca juga : Roy Suryo Cs Rilis Buku Jokowi’s White Paper, Ungkap Analisis Forensik Ijazah Jokowi

Namun, ia menegaskan dirinya tidak akan terpengaruh.

“Kalau ada juga provokasi-provokasi dari provokator, yang rencananya saya dengar juga akan datang. Kami hanya ingin menegakkan kejujuran dan kenegarawanan, tidak lain dari itu,” tutur Roy.***


Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini

Popular Post