×
image

Detik-detik Anak Politikus PKS Melawan Pelaku Sebelum Tewas Ditusuk

  • image
  • By Shandi March

  • 05 Jan 2026

Terduga pelaku HA, yang melakukan pembunuhan terhadap anak politikus PKS, saat dibekuk oleh aparat. (Dok. Anggota DPRD Banten Dede Rohana).

Terduga pelaku HA, yang melakukan pembunuhan terhadap anak politikus PKS, saat dibekuk oleh aparat. (Dok. Anggota DPRD Banten Dede Rohana).


LBJ - Kasus pembunuhan anak politikus PKS di Kota Cilegon, Banten, mengungkap fakta korban berinisial MAMH (9) diketahui sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku sebelum akhirnya meregang nyawa akibat luka tusuk senjata tajam.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Banten membeberkan bahwa anak berusia sembilan tahun itu berusaha melawan pelaku dengan menendang bagian vital tubuh pelaku saat insiden terjadi di dalam kamar rumahnya.

“Korban MAMH melawan dengan cara menendang kemaluan pelaku HA,” ujar Direktur Reskrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan dalam konferensi pers di Polres Cilegon, Senin (5/1).

Baca juga : Fiersa Besari Pilih Sabar Usai Istrinya Ditabrak di Stasiun Gambir

Dian menjelaskan, korban ditemukan tewas dengan total 19 luka tusuk akibat senjata tajam dan tiga luka akibat benda tumpul. Peristiwa itu terjadi di dalam kamar rumah korban yang berada di Perumahan BBS 3, Cilegon, Banten.

“Pelaku inisial tersangka HA, seorang karyawan swasta di Kota Cilegon, asal Palembang, Sumatera Selatan yang tinggal di kontrakan di Perumahan Bumi Rakata Asri,” ujar Dian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku HA berangkat dari tempat tinggalnya pada 16 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 WIB menuju kawasan perumahan tempat tinggal korban.

Sesampainya di lokasi, pelaku melihat rumah korban yang tergolong mewah dan memarkir sepeda motornya di sekitar area rumah.

Baca juga : CBA Minta Kejagung Dalami Peran Djony Bunarto dalam Kasus Impor BBM Pertamina

Pelaku kemudian menekan bel rumah tersebut. Karena tidak mendapat respons dari penghuni, HA mengira rumah dalam keadaan kosong.

Pelaku lalu memanjat pagar dan masuk ke dalam rumah melalui jendela kamar belakang.

“Tersangka melihat brankas di kamar depan lantai bawah, namun gagal dibuka,” terangnya.

Setelah gagal membuka brankas, pelaku naik ke lantai dua dan masuk ke salah satu kamar. Di ruangan tersebut, pelaku mendapati korban MAMH yang sedang berada seorang diri.

Baca juga :Siapa di Balik Lexus RI 25? Aksi di Tol Cilandak Picu Kontroversi

Pelaku kemudian menanyakan keberadaan kunci brankas kepada korban, namun korban mengaku tidak mengetahui hal tersebut.

Pelaku lalu membawa korban ke pojok kamar, mengikat tubuhnya, serta melakban mulut korban agar tidak berteriak. Dalam kondisi terdesak, anak kelas 4 sekolah dasar itu berusaha melawan.

“Korban kemudian ditusuk oleh pelaku hingga berlumuran darah. Tersangka kemudian kemudian turun kembali menuju brankas dan coba membuka namun gagal kembali. Karena panik, HA kemudian kabur keluar rumah,” jelas Dian.

Aksi keji tersebut berakhir dengan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pelaku melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.***


Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini

Popular Post