Presiden Prabowo: Banjir Sumatra Isyarat Nyata Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim

By Shandi March
29 Nov 2025
Prabowo menekankan bahwa bencana yang menimpa Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan ini berfungsi sebagai peringatan global. (Youtube Sekretariat Presiden)
LBJ – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menanggapi serangkaian bencana alam yang melanda Pulau Sumatra belakangan ini. Kepala Negara secara tegas menyebut musibah banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah sebagai alarm keras bagi kondisi lingkungan Indonesia.
Berbicara di acara Puncak Perayaan Hari Guru Nasional di Jakarta, Jumat (28/11) malam, Prabowo menekankan bahwa bencana yang menimpa Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan ini berfungsi sebagai peringatan global. Dunia, katanya, sedang menghadapi berbagai tantangan kompleks yang mendesak.
"Saudara-saudara ini juga mengingatkan kita bahwa dunia penuh dengan tantangan, perubahan iklim, pemanasan global, kerusakan lingkungan," ujar Prabowo, menyoroti dimensi global dari bencana lokal.
Baca juga : 147 Orang Tewas, 174 Masih Hilang dalam Rentetan Banjir dan Longsor Sumut
Presiden menyatakan bahwa semua persoalan, mulai dari perubahan iklim hingga kerusakan ekosistem, merupakan tantangan besar yang harus dihadapi dan diatasi bersama oleh seluruh pihak di masa depan.
Pemerintah, tegas Prabowo, tidak bersikap pasif menyikapi bencana alam yang terus berulang ini.
Pemerintah, lanjutnya, terus mengirimkan bantuan logistik dan dukungan darurat ke daerah-daerah yang terdampak parah. Prabowo berharap seluruh kesulitan ini dapat segera teratasi melalui upaya cepat dan terpadu.
Baca juga : 1Banjir dan Longsor Meluas di Sumut, Korban Tewas 62 Orang dan 65 Masih Dicari
Dalam beberapa hari terakhir, banjir bandang meluluhlantakkan puluhan kabupaten dan kota di tiga provinsi utama di Sumatra: Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, melaporkan data terkini per Jumat (28/11) malam, menunjukkan dampak korban jiwa yang signifikan: 174 orang meninggal dunia, 79 orang dinyatakan hilang, dan 12 orang mengalami luka-luka.***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini
