Polda Koordinasi Keluarga soal Temuan Check-In 24 Kali Arya Daru

By Shandi March
29 Nov 2025
Arya Daru Pangayunan, diplomat yang ditemukan tewas di kamar kos dengan wajah terlakban. (Facebook Arya Daru Pangayunan)
LBJ - Polisi akhirnya merespons isu sensitif soal dugaan aktivitas check-in mendiang diplomat muda Kemlu, Arya Daru Pangayunan, di sebuah hotel bersama rekannya, Vara Dwikhandini. Pernyataan ini menjadi sorotan setelah kuasa hukum keluarga membeberkan temuan tersebut dalam audiensi di Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa penyidik memang mengantongi informasi tersebut. Namun, pihak kepolisian tidak ingin gegabah membuka hal-hal bersifat privat tanpa kesiapan keluarga inti.
"Kami akan koordinasi dengan keluarga inti. Kami tekankan kami akan berkoordinasi dengan keluarga inti," ujar Budi kepada wartawan, Jumat (28/11).
Baca juga : Kronologi Lengkap Kecelakaan Motor yang Merenggut Nyawa Gary Iskak
Ia menambahkan bahwa pihaknya ingin memastikan apakah keluarga siap menerima penjelasan maupun temuan lengkap dari penyidik. Budi kembali mengingatkan pentingnya menjaga batas informasi yang menyangkut privasi almarhum.
"Apakah keluarga inti sudah siap menerima apa yang temuan dari penyidik? Inikan harus disampaikan," tuturnya.
"Apakah kita akan menjadi orang yang selalu mengungkap aibnya orang lain, ini harus kita jaga bersama," lanjutnya.
Polda Metro Jaya juga membuka opsi untuk mengundang kembali keluarga Arya Daru yang sebelumnya berhalangan hadir karena sakit. Jika perlu, tim penyidik siap mendatangi langsung kediaman keluarga di Yogyakarta.
Baca juga : Proses Mediasi Kasus Tumbler Anita Disorot Publik: Lebih Mahal dari Barangnya?
"Ini kami juga nanti akan komunikasikan apakah kami sebagai penyidik di Polda Metro yang akan ke sana menjelaskan atau dari pihak keluarga inti yang ingin datang ke Polda Metro," pungkasnya.
Sebelumnya, kuasa hukum keluarga Arya, Nicolay Aprilindo, menyampaikan bahwa informasi bersifat privat itu berasal dari keterangan tiga saksi: resepsionis hotel, petugas sekuriti, dan provider tiket online.
"Jadi, informasi itu disampaikan oleh tiga orang bahwa almarhum pernah check-in dan sebagainya. Tapi tidak diketahui pasti check-in ini untuk apa? Untuk siapa? Yang jelas dikatakan itu bersama seorang wanita bernama Vara," kata Nicolay.
Arya Daru ditemukan meninggal di kamar Kost Guest House Gondia, kawasan Cikini, Jakarta Pusat, dengan kondisi kepala terlilit lakban.
Penyelidikan tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya kemudian memastikan bahwa kematian Arya bukan tindakan pidana, melainkan mati lemas akibat insiden yang tidak terkait pembunuhan.***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini
