Heboh Video Viral SIM Jakarta, Ini Penjelasan Resmi dari Polda Metro Jaya
By Shandi March
19 Jul 2025

Polisi dalam video viral yang beredar di media sosial meminta SIM Jakarta. (X@AntoniusCDN)
LBJ – Sebuah video viral di media sosial memunculkan kebingungan publik soal istilah “SIM Jakarta” yang disebut oleh petugas kepolisian saat menilang pengemudi. Dalam video yang beredar luas di Instagram, terlihat seorang petugas lalu lintas menghentikan mobil dan menyebut bahwa SIM yang ditunjukkan bukan terbitan Jakarta.
Video itu pun langsung menuai sorotan dan komentar publik yang mempertanyakan: memangnya ada SIM yang hanya berlaku di Jakarta?
Untuk menjawab polemik tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya angkat bicara dan memberikan penjelasan secara terbuka pada Jumat (19/7).
Menurut Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin, insiden itu terjadi saat petugas menghentikan kendaraan di Jakarta pada Sabtu (12/7). Saat diminta menunjukkan surat-surat kendaraan, sang pengemudi menyerahkan SIM yang ternyata bukan dikeluarkan oleh Polri.
Baca juga : Tiga Orang Tewas dalam Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Ini Kronologinya
"Namun, SIM yang diberikan bukan SIM yang dikeluarkan oleh Polri. Maka dikembalikan kepada pemiliknya, selanjutnya anggota menanyakan SIM Jakarta. Nah, maksudnya SIM Jakarta itu SIM yang dikeluarkan oleh Polri," jelas Komarudin.
Setelah itu, lanjutnya, petugas sempat menyebutkan istilah “SIM Jakarta” yang sebenarnya bukan istilah resmi, melainkan bentuk kesalahan komunikasi di lapangan.
“Kesalahan di sini adalah kesalahan anggota dalam menyampaikan, yang keburu terekam oleh kamera dan itulah yang diviralkan,” terang Komarudin.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Komarudin menyebut SIM yang ditunjukkan pengemudi bentuknya menyerupai SIM biasa—ukurannya sama, tetapi berbeda warna.
Baca juga :Empat Anak Jadi Korban Tewas dalam Kebakaran Hebat di Tebet
"Namun, warnanya berbeda. SIM kita putih, tapi ini warnanya agak kebiruan. Kalau setahu kami, SIM biru itu adalah SIM yang dikeluarkan oleh POM TNI untuk mengendarai kendaraan dinas TNI," ungkapnya.
Sebelumnya beredar video yang diunggah akun Instagram @_thinksmart.id menampilkan peristiwa saat seorang pengendara diberhentikan di jalan tol oleh polisi.
Narasi dalam unggahan itu menyebut alasan penghentian bukan karena pelanggaran seperti ngebut atau lampu mati, tetapi karena “SIM-nya bukan terbitan Jakarta.”
"Kemarin seorang pengendara dihentikan polisi di jalan tol, bukan karena ngebut, bukan karena lampu mati, bukan juga karena spion copot. Tapi karena SIM-nya bukan terbitan Jakarta," tulis akun tersebut.
Sontak, unggahan tersebut mengundang kritik dan kebingungan warganet. Beberapa bahkan menyindir bahwa berkendara di Jakarta kini perlu “SIM matching dengan KTP dan pelat mobil.”
Baca juga :Rano Karno Desak Polisi Tangkap Lurah Panggang Usai Skandal Dana Rp1,3 Miliar
Dirlantas menegaskan bahwa tidak ada istilah resmi “SIM Jakarta.” SIM tetap berlaku secara nasional, selama diterbitkan oleh Kepolisian Republik Indonesia.***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini