×
image

Balita Jatuh dari Balkon Rumah di Jatinegara Saat Ditinggal Orangtua

  • image
  • By Shandi March

  • 07 Jan 2026

Balita dilaporkan terjatuh dari balkon rumah saat ditinggal orangtuanya tanpa pengawasan, di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur.Balita dilaporkan terjatuh dari balkon rumah saat ditinggal orangtuanya tanpa pengawasan, di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur. (IG@info@jakartatmurr)

Balita dilaporkan terjatuh dari balkon rumah saat ditinggal orangtuanya tanpa pengawasan, di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur.Balita dilaporkan terjatuh dari balkon rumah saat ditinggal orangtuanya tanpa pengawasan, di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur. (IG@info@jakartatmurr)


LBJ - Insiden yang melibatkan dua anak balita di kawasan Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur, mendadak menyita perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 6 Januari 2026, dan viral setelah direkam serta diunggah ke media sosial. Salah satu balita dilaporkan terjatuh dari balkon rumah saat ditinggal orangtuanya tanpa pengawasan.

Kedua balita itu masing-masing berusia tiga tahun dan satu tahun. Dalam rekaman video yang beredar, seorang balita tampak bergerak aktif dan melompat-lompat di dalam rumah sebelum akhirnya terjatuh dan mengalami luka. Warga sekitar mengaku mendengar suara cekcok dari orangtua anak sebelum kejadian tersebut berlangsung.

Video insiden ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @info.jakartatimurr. Dalam tayangan tersebut, sejumlah warga terlihat panik dan berusaha membuka akses masuk ke dalam rumah setelah mengetahui kedua anak berada di dalam kondisi terkunci tanpa pendampingan orang dewasa.

Baca juga : Candaan Prabowo ke Cak Imin di Retret Hambalang: PKB Harus Diawasi

Warga awalnya mencoba membuka pintu utama, namun pintu tersebut terkunci dari dalam. Upaya evakuasi kemudian dilakukan melalui jendela rumah. Seorang balita berusia tiga tahun berhasil dievakuasi dalam kondisi mengalami luka di bagian dagu dan harus mendapatkan beberapa jahitan medis.

"Adiknya yang berusia satu tahun segera diamankan dan dititipkan sementara di rumah salah satu warga. Adapun salah satu kakak dari mereka berdua sedang tidak ada dirumah, sedang sekolah," tulis keterangan akun Instagram @info.jakartatimurr.

Pihak kepolisian langsung turun tangan setelah menerima laporan dari warga. Kanit PPA Polres Metro Jakarta Timur, Kompol Sri Yatmini, menyampaikan bahwa tim telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi anak-anak tersebut.

"Berdasarkan keterangan warga sekitar, ibu dari anak-anak tersebut sedang bekerja dan kedua orangtua tidak berada di rumah saat kejadian. Warga juga menyebutkan, sebelum peristiwa itu terjadi, sempat terdengar cekcok antara orangtua korban," kata Sri.

Baca juga : Prabowo Klaim Stok Beras Bulog Terbesar Sepanjang RI Berdiri

Sri menjelaskan bahwa petugas mendapati tiga anak berada di dalam rumah dalam kondisi pintu terkunci. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara hingga ke lantai dua rumah untuk menelusuri penyebab balita terjatuh dari balkon.

"Polisi kemudian melakukan olah TKP hingga ke lantai dua rumah dan mengamankan satu buah kursi kayu kecil berwarna biru yang diduga digunakan anak korban untuk naik ke balkon sebelum terjatuh," ungkapnya.

Pendalaman kasus dilakukan untuk mengetahui kronologi secara menyeluruh serta faktor yang menyebabkan insiden tersebut terjadi. Polisi mengidentifikasi anak yang terjatuh berinisial AC (3), anak kedua dari tiga bersaudara. Dua anak lainnya masing-masing berinisial PI (8) dan GKI (2).

Ketiga anak tersebut sempat dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur guna mendapatkan penanganan lanjutan, termasuk asesmen bersama Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPPA).

Baca juga : Pemprov DKI Buka Pendaftaran 500 Tiket Gratis Perayaan Natal Jakarta 2025

Sri juga mengungkapkan bahwa orangtua ketiga anak tersebut menyatakan keberatan apabila anak-anak mereka ditempatkan di rumah aman pascakejadian. Pernyataan tersebut disampaikan secara tertulis.

"Pernyataan keberatan tersebut dituangkan secara tertulis dan bermaterai, disaksikan Ketua RT serta warga setempat. Polisi pun meminta orangtua agar mengasuh dan menjaga anak-anak dengan lebih baik ke depannya," ungkapnya.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengedepankan aspek perlindungan anak.

Aparat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang dewasa terhadap anak-anak, terutama balita.

"Pihak kepolisian menegaskan bahwa penanganan kasus ini mengedepankan perlindungan terhadap anak serta pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang," tuturnya.***


Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini

Popular Post