Candaan Prabowo ke Cak Imin di Retret Hambalang: PKB Harus Diawasi

By Shandi March
06 Jan 2026
Presiden Prabowo Subianto saat menggelar retret Kabinet Merah Putih di kediamannya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026). (Foto:Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden).
LBJ - Presiden Prabowo Subianto mencairkan suasana retret Kabinet Merah Putih dengan melempar candaan kepada Ketua Umum PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Momen itu terjadi saat Prabowo menutup Taklimat Awal Tahun di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat.
Prabowo membuka candaan tersebut ketika mengabsen para ketua umum partai politik yang tergabung dalam kabinet. Ia memastikan seluruh pimpinan partai koalisi hadir dan menegaskan soliditas pemerintahan yang dipimpinnya.
“Tapi di sini koalisi kita kuat ya? Ketua-ketua partai semua ada di sini ya? Ada,” ujar Prabowo.
Saat menyinggung keberadaan Ketua Umum PKB, Prabowo langsung melontarkan guyonan yang mengundang tawa peserta retret.
Baca juga : Prabowo Sindir Pakar yang Asal Bicara di Podcast, Singgung Soal Kritik dan Fitnah
“Ketua PKB ada? Oh, kayak Pak PKB yang harus diawasi terus ini,” tutur Prabowo.
Candaan tersebut langsung disambut reaksi spontan dari Cak Imin yang berdiri dari tempat duduknya sambil tertawa lebar.
Suasana forum yang sebelumnya formal pun berubah lebih cair, menandai keakraban di antara elite kabinet dan pimpinan partai pendukung pemerintah.
Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang digelar sebagai forum evaluasi sekaligus konsolidasi awal tahun. Prabowo menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menilai kinerja pemerintah sepanjang 2025 dan menyusun langkah strategis menghadapi tantangan tahun 2026.
“Kita dapat berkumpul di siang hari ini di Hambalang, Jawa Barat, hari ini saya sengaja mengundang saudara-saudara berkumpul di Hambalang di Padepokan Garuda Yaksa untuk memberi taklimat awal tahun,” kata Prabowo.
Baca juga : Koalisi Sipil Minta Prabowo Tetapkan Darurat Nasional untuk Banjir Besar Sumatra
“Pertimbangan saya kumpulkan adalah pertama untuk kita evaluasi kerja kita tahun lalu,” sambungnya.
Selain evaluasi, Prabowo menekankan pentingnya memahami kondisi bangsa di tengah dinamika global yang terus bergerak cepat. Ia menyebut pemerintah perlu memiliki arah yang jelas terkait target dan program yang harus dicapai ke depan.
“Selanjutnya kita memahami kondisi bangsa kita di tengah dinamika dan gejolak dunia. Dan selanjutnya kita melihat ke depan tahun ini langkah-langkah apa yang harus kita laksanakan sasaran-sasaran apa yang harus kita capai,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyoroti tantangan berat yang dihadapi Indonesia, termasuk bencana alam yang melanda sejumlah wilayah. Ia menyebut beberapa provinsi di Sumatra serta daerah di Pulau Jawa mengalami cobaan serius.
Baca juga :Nadiem Makarim Ajukan Eksepsi, Minta Dibebaskan dari Kasus Korupsi Chromebook
“Yang terakhir tentunya kita memahami benar bencana-bencana yang terjadi di tiga provinsi di Aceh, tapi juga di beberapa tempat-tempat lain di Jawa Barat, juga di Jawa Timur, Jawa Tengah di beberapa tempat di lain,” ujar Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan bangsa Indonesia. Ia menyatakan pemerintah akan terus membuktikan ketangguhan negara dalam menghadapi berbagai ujian, baik kepada rakyat maupun kepada elite nasional.
“Kita hadapi itu dan dengan kita hadapi itu kita memahami benar bahwa ternyata negara kita sesungguhnya memiliki kekuatan negara kita telah mampu dan terus-menerus membuktikan kepada rakyat kita dan sesungguhnya kepada diri kita sendiri,” jelas dia.
“Kepada elit kita bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia punya kekuatan kita memahami itu dan kita terus telah membuktikan itu di tahun 2025 dan akan kita buktikan di tahun 2026 ini,” sambung Prabowo.***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini
