×
image

Sepi Orderan Nataru, Pedagang Parsel Cikini Bertahan Andalkan Langganan

  • image
  • By Shandi March

  • 30 Dec 2025

Ilustrasi. Pedang parsel di Cikini, Jakarta Pusat,  yang relatif sepi order saat Nataru 2026. (Ilustrasi AI)

Ilustrasi. Pedang parsel di Cikini, Jakarta Pusat, yang relatif sepi order saat Nataru 2026. (Ilustrasi AI)


LBJ - Meski suasana Natal dan Tahun Baru 2026 terasa lebih sepi dibanding tahun-tahun sebelumnya, sejumlah pedagang parsel di kawasan Pasar Kembang Cikini, Jakarta Pusat, tetap membuka lapak. Jumlah pedagang memang tidak seramai saat menjelang Idul Fitri, namun denyut usaha masih bertahan berkat sokongan pelanggan lama yang setia.

Salah satu pedagang musiman yang tetap bertahan adalah Rina, pemilik lapak Rina Bara Parcel. Ia mulai membuka lapak sejak awal Desember dan berencana berjualan hingga pergantian tahun.

"Kita buka dari tanggal 1 Desember sampai nanti tahun baru," ujar Rina saat ditemui, dikutip dari Tribun Jakarta, Senin (29/12).

Baca juga : Tol Jakarta Disiapkan Hadapi Arus Balik Nataru, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Rina mengakui kondisi ekonomi yang lesu turut memengaruhi daya beli masyarakat. Dampaknya terasa langsung pada volume penjualan parsel selama momen Nataru tahun ini.

"Tahun ini agak menurun. Biasanya bisa jual sampai ribuan parsel, tapi tahun ini hanya ratusan aja yang baru kejual," kata Rina.

Di lapaknya, Rina menawarkan beragam pilihan parsel, mulai dari parsel makanan hingga parsel berbahan keramik. Harga parsel makanan dibanderol mulai Rp150 ribu hingga Rp2,5 juta, tergantung jenis dan jumlah isi. Sementara itu, parsel keramik dijual dengan kisaran harga Rp250 ribu hingga Rp3 juta.

Menurut Rina, tren pembelian tahun ini justru lebih condong ke parsel keramik dibanding parsel makanan.

"Tahun ini lebih banyak yang keramik," ujarnya.

Baca juga : Wakil MPR Kritik Pilkada Langsung: Demokrasi Direduksi Amplop dan Sembako

Di tengah menurunnya jumlah pembeli baru, Rina mengandalkan pelanggan lama yang rutin memesan parsel setiap tahun. Kepercayaan pelanggan menjadi penopang utama agar usaha tetap berjalan.

"Alhamdulilah kita udah punya pelanggan setia jadinya tiap tahun mereka yang pada pesan," kata Rina.

Jangkauan penjualan Rina pun tidak hanya terbatas di Jakarta dan sekitarnya. Parsel dari lapaknya juga dikirim ke sejumlah kota besar di luar Pulau Jawa.

"Seller kita banyak ada di beberapa kota. Jadi dikirimnya ada yang ke Surabaya sampai ke Makassar juga ada," kata Rina.

Kondisi ini menunjukkan bahwa di tengah sepinya orderan Nataru, loyalitas pelanggan menjadi modal penting bagi pedagang parsel Cikini untuk tetap bertahan dan menjaga roda usaha tetap berputar.***


Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini

Popular Post