×
image

Sopir JakLingko Judes dan Ugal-ugalan Jadi Sorotan, Pemprov DKI Siapkan Pelatihan

  • image
  • By Shandi March

  • 15 Nov 2025

Sopir JakLingko Galak dan Ugal-Ugalan, Pemprov DKI akan Beri Pelatihan. (X@Recehtapisayang)

Sopir JakLingko Galak dan Ugal-Ugalan, Pemprov DKI akan Beri Pelatihan. (X@Recehtapisayang)


LBJ – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah tegas untuk menjawab tingginya volume keluhan masyarakat terkait layanan Mikrotrans (JakLingko). Pemprov DKI memastikan akan melatih ulang ribuan sopir Mikrotrans atau pramudi JakLingko menyusul laporan mengenai perilaku ugal-ugalan, sikap judes, bahkan sopir yang membawa serta anggota keluarga saat bertugas.

Menurut data yang tercatat di TransJakarta per 12 November 2025, total pramudi Mikrotrans aktif berjumlah 3.842 orang. Selama periode Januari hingga Oktober 2025, TransJakarta mencatat ada 1.127 laporan keluhan dari masyarakat.

Staf Khusus Gubernur DKI Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menjabarkan rincian laporan tersebut.

"1.127 Laporan (ugal-ugalan 68 persen, judes 22 persen, bawa keluarga 10 persen)," kata Chico dalam keterangan tertulis, dikutip pada Sabtu (15/11).

Baca juga : Pelaku Peledakan SMAN 72 Penerima KJP, Ini Sikap Pramono Anung

Chico menegaskan bahwa kebijakan pelatihan ulang ini wajib diikuti oleh semua sopir lama dan sama sekali tidak berhubungan dengan faktor usia pramudi ataupun rencana rekrutmen sopir baru.

Pelatihan ulang ini menjadi syarat utama bagi perpanjangan sertifikasi sopir yang berlaku selama tiga tahun.

"Program ini adalah investasi SDM (sumber daya manusia), bukan hukuman. Kami dengar keluhan masyarakat, tapi juga jaga kesejahteraan sopir," ucap Chico.

Pelaksanaan program ini murni merupakan bagian terpadu dari upaya Pemprov DKI meningkatkan kualitas layanan publik. Program peningkatan kualitas SDM ini juga berjalan beriringan dengan rencana peremajaan armada Mikrotrans.

Kurikulum Komprehensif dan Sanksi Bertahap

Transjakarta Academy, yang resmi beroperasi sejak 1 November 2024, telah ditetapkan sebagai pusat pelatihan bagi ribuan sopir ini.

Baca juga : Prabowo dan Raja Abdullah II Saksikan Aksi Drone Anti Teror Kolaborasi TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania

Kurikulum pelatihan dirancang komprehensif, mencakup sejumlah modul penting, yaitu Defensive Driving, Service Excellence, Safety & Emergency, Digital Ticketing, dan Etika Profesi.

Sopir yang dinyatakan tidak lulus dalam dua kali kesempatan ujian pelatihan akan tetap memperoleh pelatihan remedial gratis.

Apabila masih belum memenuhi standar, mereka masih memiliki opsi untuk pindah tugas ke rute non-Mikrotrans (feeder BRT).

“Bagi sopir yang tidak lulus dua kali ujian akan diberikan pelatihan remedial gratis dan opsi pindah ke rute non-Mikrotrans (feeder BRT),” katanya.

Selain peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemprov DKI Jakarta juga berkomitmen melakukan peremajaan 100 armada angkot tua menjadi Mikrotrans Electric Vehicle (EV).

Armada baru ini akan dilengkapi dengan fasilitas modern seperti AC, CCTV, GPS, dan fitur keselamatan tambahan.

Tahap pertama peremajaan menargetkan 50 unit armada dapat beroperasi pada Desember 2025, dengan tahap kedua menyusul pada Februari 2026. Operator angkutan yang terlibat dalam peremajaan armada ini meliputi KWK, Mayasari Bakti, dan Steady Safe.***


Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini

Popular Post