Serangan Israel Rebut Nyawa Ratusan Warga Sipil di Gaza Saat Tunaikan Salat Subuh

By Shandi March
10 Aug 2024
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/lbjjakarta/public_html/post.php on line 221
LBJ - Dini Hari Penuh Teror: Serangan Roket di Sekolah Saat Salat Subuh
Di Kota Gaza, tragedi mengguncang saat lebih dari 100 warga Palestina sedang menunaikan salat subuh, kehilangan nyawa mereka dalam serangan roket yang diluncurkan oleh militer zionis Israel.
Menurut laporan Al Jazeera, serangan mengerikan ini terjadi tepat saat jemaah sekolah Al-Taba'een menunaikan ibadah salat subuh. Serangan tersebut tidak hanya mengakibatkan korban jiwa yang besar tapi juga memicu kebakaran hebat yang memperparah situasi.
Baca juga : Bangkai Ayam dan Surat Ancaman Meneror Komisioner KPU Jakarta Utara
Baca juga : Palestina Kecam Pernyataan Menteri Israel, Smotrich Terkait Kelaparan di Gaza
Tim penyelamat yang tiba di tempat kejadian berjuang keras untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban yang terperangkap.
Namun, tugas mereka semakin sulit karena pasukan Zionis memotong akses air ke daerah tersebut. Akibatnya mempersulit proses pemadaman api yang dilakukan petugas dan warga Gaza.
Badan pertahanan sipil Gaza menyatakan bahwa tiga roket digunakan dalam serangan tersebut. Ini menambah kompleksitas dan intensitas kebakaran.
Militer Israel mengklaim bahwa Sekolah Al-Taba'een adalah basis Hamas dan dihuni oleh anggota milisi.
Serangan ini merupakan bagian dari agresi berkelanjutan yang telah merenggut nyaris 40 ribu nyawa. Mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi Israel atau Hamas akan menyetujui gencatan senjata. Masa depan penduduk Gaza masih suram.***
Baca juga : Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kemerdekaan Palestina
Baca juga : Siswa Asal Bekasi Selamat Setelah Meloncat dari Lantai Tiga Mal Solo Paragon
Di Kota Gaza, tragedi mengguncang saat lebih dari 100 warga Palestina sedang menunaikan salat subuh, kehilangan nyawa mereka dalam serangan roket yang diluncurkan oleh militer zionis Israel.
Menurut laporan Al Jazeera, serangan mengerikan ini terjadi tepat saat jemaah sekolah Al-Taba'een menunaikan ibadah salat subuh. Serangan tersebut tidak hanya mengakibatkan korban jiwa yang besar tapi juga memicu kebakaran hebat yang memperparah situasi.
Baca juga : Bangkai Ayam dan Surat Ancaman Meneror Komisioner KPU Jakarta Utara
Baca juga : Palestina Kecam Pernyataan Menteri Israel, Smotrich Terkait Kelaparan di Gaza
Kesulitan Penyelamatan di Tengah Pemblokiran Akses
Tim penyelamat yang tiba di tempat kejadian berjuang keras untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban yang terperangkap.
Namun, tugas mereka semakin sulit karena pasukan Zionis memotong akses air ke daerah tersebut. Akibatnya mempersulit proses pemadaman api yang dilakukan petugas dan warga Gaza.
Badan pertahanan sipil Gaza menyatakan bahwa tiga roket digunakan dalam serangan tersebut. Ini menambah kompleksitas dan intensitas kebakaran.
Militer Israel mengklaim bahwa Sekolah Al-Taba'een adalah basis Hamas dan dihuni oleh anggota milisi.
Serangan ini merupakan bagian dari agresi berkelanjutan yang telah merenggut nyaris 40 ribu nyawa. Mayoritas korban adalah anak-anak dan perempuan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi Israel atau Hamas akan menyetujui gencatan senjata. Masa depan penduduk Gaza masih suram.***
Baca juga : Indonesia Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kemerdekaan Palestina
Baca juga : Siswa Asal Bekasi Selamat Setelah Meloncat dari Lantai Tiga Mal Solo Paragon
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini
