Polisi Ungkap Isi Flashdisk Misterius di Rumah Kerangka Ibu dan Anak di Bandung Barat
By Shandi March
03 Aug 2024

Coretan dinding di rumah Bandung Barat yang ditemukan kerangka ibu dan anak. (Foto@Xremajasosmed)
LBJ - Aparat Polres Cimahi, Jawa Barat, menemukan flashdisk berisi pesan kekecewaan dalam rumah yang menjadi lokasi ditemukannya kerangka seorang ibu dan anaknya.
Flashdisk hitam yang ditemukan penyidik Polres Cimahi di sebuah kantung kain berwarna krem pada Kamis (1/8) tampaknya menyimpan lebih dari sekadar data.
"Soal USB itu, kami sudah periksa isinya dan semuanya hampir sama dengan tulisan yang berada di dinding. Kami juga amankan buku, setelah dicocokkan isinya juga sama," ujar Tri kepada wartawan, Jumat (2/8).
Menurut AKBP Tri Suhartanto, Kapolres Cimahi, isi flashdisk tersebut nyaris identik dengan tulisan yang terpahat di dinding kamar tempat kerangka tersebut ditemukan.
"Isi (flashdisk) berupa pesan kekecewaan terhadap keluarga, kehidupan. Itu semuanya yang ada di dalam USB," ungkap Tri.
Investigasi masih dilakukan untuk mengungkap lebih dalam tentang pesan-pesan tersebut.
"Sampai saat ini kami menganalisa (kekecewaan) terhadap suaminya. Terkait dengan kekecewaan, kekeluargaan dan kehidupan cuma sekedar itu," kata dia.
Polisi tidak hanya fokus pada flashdisk, tetapi juga membawa berbagai barang bukti lain dari dalam rumah, termasuk air yang masih tersimpan dalam wadah dan sampel gundukan tanah dari atas kasur yang diduga merupakan sisa dekomposisi tubuh kedua korban.
Pakaian yang masih menempel di tubuh kerangka juga diambil untuk dianalisa lebih lanjut.
Identitas kedua korban yang terungkap, Iguh Indah Hayati (55) dan anaknya Elia Imanuel Putra (24), menambah duka dalam kasus misterius ini. Mereka ditemukan pada Senin (29/7) oleh Mudjoyo Tjandra, suami Indah, yang datang ke rumah setelah terpisah lama.
Baca juga : Instagram Diblokir di Turki Usai Hapus Pesan Belasungkawa untuk Ismail Haniyeh
Baca juga : Fakta Mengejutkan Penangkapan Pelajar 19 Tahun Terduga Teroris di Kota Batu!
Kejadian ini bukan hanya menimbulkan pertanyaan tentang apa yang terjadi, tapi juga mengapa kejadian tragis tersebut bisa terjadi. "Kami terus melakukan pendalaman terkait barang-barang yang kita temukan dari rumah tersebut. Sebagai petunjuk untuk kita bisa menentukan kaitan dengan kerangka dan penyebab kematiannya," tutur Tri, menjelaskan proses penyidikan yang masih berlangsung.
Penemuan ini bukan hanya mengejutkan masyarakat Cimahi, tapi juga menjadi pengingat kelam akan betapa kompleksnya dinamika keluarga dan kehidupan pribadi yang mungkin tidak pernah terungkap sepenuhnya.
Flashdisk hitam yang ditemukan penyidik Polres Cimahi di sebuah kantung kain berwarna krem pada Kamis (1/8) tampaknya menyimpan lebih dari sekadar data.
"Soal USB itu, kami sudah periksa isinya dan semuanya hampir sama dengan tulisan yang berada di dinding. Kami juga amankan buku, setelah dicocokkan isinya juga sama," ujar Tri kepada wartawan, Jumat (2/8).
Menurut AKBP Tri Suhartanto, Kapolres Cimahi, isi flashdisk tersebut nyaris identik dengan tulisan yang terpahat di dinding kamar tempat kerangka tersebut ditemukan.
"Isi (flashdisk) berupa pesan kekecewaan terhadap keluarga, kehidupan. Itu semuanya yang ada di dalam USB," ungkap Tri.
Investigasi masih dilakukan untuk mengungkap lebih dalam tentang pesan-pesan tersebut.
"Sampai saat ini kami menganalisa (kekecewaan) terhadap suaminya. Terkait dengan kekecewaan, kekeluargaan dan kehidupan cuma sekedar itu," kata dia.
Polisi tidak hanya fokus pada flashdisk, tetapi juga membawa berbagai barang bukti lain dari dalam rumah, termasuk air yang masih tersimpan dalam wadah dan sampel gundukan tanah dari atas kasur yang diduga merupakan sisa dekomposisi tubuh kedua korban.
Pakaian yang masih menempel di tubuh kerangka juga diambil untuk dianalisa lebih lanjut.
Identitas kedua korban yang terungkap, Iguh Indah Hayati (55) dan anaknya Elia Imanuel Putra (24), menambah duka dalam kasus misterius ini. Mereka ditemukan pada Senin (29/7) oleh Mudjoyo Tjandra, suami Indah, yang datang ke rumah setelah terpisah lama.
Baca juga : Instagram Diblokir di Turki Usai Hapus Pesan Belasungkawa untuk Ismail Haniyeh
Baca juga : Fakta Mengejutkan Penangkapan Pelajar 19 Tahun Terduga Teroris di Kota Batu!
Misteri yang Belum Terpecahkan
Kejadian ini bukan hanya menimbulkan pertanyaan tentang apa yang terjadi, tapi juga mengapa kejadian tragis tersebut bisa terjadi. "Kami terus melakukan pendalaman terkait barang-barang yang kita temukan dari rumah tersebut. Sebagai petunjuk untuk kita bisa menentukan kaitan dengan kerangka dan penyebab kematiannya," tutur Tri, menjelaskan proses penyidikan yang masih berlangsung.
Penemuan ini bukan hanya mengejutkan masyarakat Cimahi, tapi juga menjadi pengingat kelam akan betapa kompleksnya dinamika keluarga dan kehidupan pribadi yang mungkin tidak pernah terungkap sepenuhnya.
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini