Hizbullah Hadapi Ancaman Perang Terbuka dari Angkatan Udara Israel
By Shandi March
27 Jul 2024

Angkatan Udara Israel Siapkan Perang Terbuka Melawan Hizbullah (@idf)
LBJ - Panglima Angkatan Udara Israel, Tomer Bar, menyatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan persiapan untuk kemungkinan perang terbuka melawan kelompok milisi Hizbullah di Lebanon.
Pernyataan ini disampaikan Bar dalam pertemuan dengan pejabat daerah di Pangkalan Udara Ramat David, di mana Hizbullah sempat melakukan serangan drone pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Bar menegaskan bahwa Angkatan Udara Israel bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan semua rencana operasional.
"Angkatan Udara Israel bertanggung jawab penuh untuk melaksanakan semua rencana operasional," kata Bar.
Ia juga memperingatkan bahwa jika perang dengan Hizbullah terjadi, akan ada "kejutan" yang mematikan bagi musuh.
Serangan ini memicu reaksi keras dari Hizbullah, yang menyatakan bahwa tindakan Israel adalah awal dari konfrontasi baru dan berbahaya.
Hizbullah menyebut serangan tersebut sebagai "sebuah sinyal dimulainya fase baru dan berbahaya," kata kelompok Hizbullah mengutip Anadolu Agency, Senin (22/7).
Mereka juga menilai bahwa agresi Zionis terhadap Yaman ini dibekingi oleh Amerika Serikat dan merupakan kelanjutan dari agresi AS-Inggris terhadap Yaman.
Baca juga : Puan Maharani Ungkap Peluang PDIP Usung Anies di Pilkada Jakarta
Baca juga : Kondisi Gaza Memburuk, Warga Terjebak di Tengah Lokasi Mengungsi yang Sempit
Hizbullah menegaskan dukungannya terhadap warga Yaman dalam mempertahankan diri serta kedaulatan mereka.
Mereka juga menyatakan solidaritas dengan Palestina dalam perjuangannya melawan agresi Zionis.
"Dan sikap heroik serta kesejarahan bersama Palestina, rakyatnya, dan perlawanannya," tegas mereka.
Dengan meningkatnya ketegangan ini, banyak pihak mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya eskalasi konflik yang lebih besar di wilayah tersebut.
Persiapan yang dilakukan oleh Angkatan Udara Israel menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi kemungkinan terburuk dalam upaya mempertahankan keamanan nasional.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah terus meningkat, dengan kedua belah pihak mempersiapkan diri untuk kemungkinan konfrontasi besar.***
Pernyataan ini disampaikan Bar dalam pertemuan dengan pejabat daerah di Pangkalan Udara Ramat David, di mana Hizbullah sempat melakukan serangan drone pekan lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Bar menegaskan bahwa Angkatan Udara Israel bertanggung jawab penuh atas pelaksanaan semua rencana operasional.
"Angkatan Udara Israel bertanggung jawab penuh untuk melaksanakan semua rencana operasional," kata Bar.
Ia juga memperingatkan bahwa jika perang dengan Hizbullah terjadi, akan ada "kejutan" yang mematikan bagi musuh.
Serangan ini memicu reaksi keras dari Hizbullah, yang menyatakan bahwa tindakan Israel adalah awal dari konfrontasi baru dan berbahaya.
Hizbullah menyebut serangan tersebut sebagai "sebuah sinyal dimulainya fase baru dan berbahaya," kata kelompok Hizbullah mengutip Anadolu Agency, Senin (22/7).
Mereka juga menilai bahwa agresi Zionis terhadap Yaman ini dibekingi oleh Amerika Serikat dan merupakan kelanjutan dari agresi AS-Inggris terhadap Yaman.
Baca juga : Puan Maharani Ungkap Peluang PDIP Usung Anies di Pilkada Jakarta
Baca juga : Kondisi Gaza Memburuk, Warga Terjebak di Tengah Lokasi Mengungsi yang Sempit
Dukungan Penuh untuk Yaman dan Palestina
Hizbullah menegaskan dukungannya terhadap warga Yaman dalam mempertahankan diri serta kedaulatan mereka.
Mereka juga menyatakan solidaritas dengan Palestina dalam perjuangannya melawan agresi Zionis.
"Dan sikap heroik serta kesejarahan bersama Palestina, rakyatnya, dan perlawanannya," tegas mereka.
Dengan meningkatnya ketegangan ini, banyak pihak mengkhawatirkan kemungkinan terjadinya eskalasi konflik yang lebih besar di wilayah tersebut.
Persiapan yang dilakukan oleh Angkatan Udara Israel menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi kemungkinan terburuk dalam upaya mempertahankan keamanan nasional.
Ketegangan antara Israel dan Hizbullah terus meningkat, dengan kedua belah pihak mempersiapkan diri untuk kemungkinan konfrontasi besar.***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini