Dugaan Investigasi KNKT Terkait Kecelakaan Pesawat Latih di BSD Tangsel
By Shandi March
20 May 2024
Deprecated: htmlspecialchars(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/lbjjakarta/public_html/post.php on line 221
[caption id="attachment_3293" align="alignnone" width="682"]
Kecelakaan pesawat latih di kawasan BSD, Tangerang Selatan, trewaskan 3 orang.(Ilustrasi XYZonemedia.com)[/caption]
LBJ - Pesawat latih Tipe Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club jatuh di kawasan BSD, Tangerang Selatan, pada Minggu (19/5/2024).
Insiden yang terjadi pada siang hari tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, yakni pilot, co-pilot, serta mekanik pesawat.
Kronologi Kecelakaan
Hasil investigasi sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menduga bahwa pesawat tersebut berusaha melakukan pendaratan darurat.
"Kita mempelajari kenapa pilot mengarahkan pesawat ke lapangan ini. Di sini kita lihat pilot mungkin hendak mendarat darurat, karena memang di situ lapangan, cuma masalahnya dia terkena pohon duluan," jelas Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, Minggu malam (19/5/2024)..
Penyebab Kecelakaan
Menurut Soerjanto, jika pesawat tidak menabrak pohon sebelum mendarat darurat, kemungkinan besar ketiga awak pesawat bisa selamat.
KNKT mencatat bahwa pesawat terbang rendah sebelum menabrak pepohonan. "Kalau tinggi enggak nabrak pohon. Tapi, enggak tahu kenapa rendahnya," ungkapnya.
Penyelidikan Lebih Lanjut
KNKT masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa puing-puing pesawat yang berceceran di lokasi kejadian.
"Kita mencatat ada mesin yang jatuh di sebelah sana, ada baling-baling yang jatuh di sebelah sini. Kita catat semua posisi-posisinya," tambah Soerjanto.
Selain itu, percakapan antara pilot dan menara pengawas akan diperiksa untuk mengetahui detik-detik terakhir sebelum kecelakaan.
Kecelakaan pesawat latih kembali menjadi sorotan di Indonesia setelah sebuah pesawat latih jenis Tecnam P2006T milik Indonesia Flying Club jatuh di kawasan BSD, Tangerang Selatan.
Sebelumnya pada bulan Mei 2023, sebuah pesawat latih juga mengalami kecelakaan di perkebunan teh Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Kejadian ini terjadi ketika pesawat hendak melakukan manuver latihan dan menabrak pepohonan di area tersebut.
Kemudian pada November 2023, pesawat latih TNI AU jenis Super Tucano jatuh di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pesawat tersebut dilaporkan mengeluarkan asap sebelum akhirnya jatuh di lereng bukit.
Rentetan kecelakaan pesawat latih di Indonesia menunjukkan pentingnya peningkatan standar keselamatan penerbangan, terutama dalam penerbangan latih.
Penyebab utama sering kali terkait dengan kondisi cuaca buruk, kegagalan teknis, dan kesalahan manusia.
***

LBJ - Pesawat latih Tipe Tecnam P2006T dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club jatuh di kawasan BSD, Tangerang Selatan, pada Minggu (19/5/2024).
Insiden yang terjadi pada siang hari tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, yakni pilot, co-pilot, serta mekanik pesawat.
Kronologi Kecelakaan
Hasil investigasi sementara Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), menduga bahwa pesawat tersebut berusaha melakukan pendaratan darurat.
"Kita mempelajari kenapa pilot mengarahkan pesawat ke lapangan ini. Di sini kita lihat pilot mungkin hendak mendarat darurat, karena memang di situ lapangan, cuma masalahnya dia terkena pohon duluan," jelas Kepala KNKT, Soerjanto Tjahjono, Minggu malam (19/5/2024)..
Penyebab Kecelakaan
Menurut Soerjanto, jika pesawat tidak menabrak pohon sebelum mendarat darurat, kemungkinan besar ketiga awak pesawat bisa selamat.
KNKT mencatat bahwa pesawat terbang rendah sebelum menabrak pepohonan. "Kalau tinggi enggak nabrak pohon. Tapi, enggak tahu kenapa rendahnya," ungkapnya.
Penyelidikan Lebih Lanjut
KNKT masih menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan, termasuk memeriksa puing-puing pesawat yang berceceran di lokasi kejadian.
"Kita mencatat ada mesin yang jatuh di sebelah sana, ada baling-baling yang jatuh di sebelah sini. Kita catat semua posisi-posisinya," tambah Soerjanto.
Selain itu, percakapan antara pilot dan menara pengawas akan diperiksa untuk mengetahui detik-detik terakhir sebelum kecelakaan.
Kilas Balik Kecelakaan Pesawat Latih di Indonesia
Kecelakaan pesawat latih kembali menjadi sorotan di Indonesia setelah sebuah pesawat latih jenis Tecnam P2006T milik Indonesia Flying Club jatuh di kawasan BSD, Tangerang Selatan.
Sebelumnya pada bulan Mei 2023, sebuah pesawat latih juga mengalami kecelakaan di perkebunan teh Ciwidey, Kabupaten Bandung.
Kejadian ini terjadi ketika pesawat hendak melakukan manuver latihan dan menabrak pepohonan di area tersebut.
Kemudian pada November 2023, pesawat latih TNI AU jenis Super Tucano jatuh di Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Pesawat tersebut dilaporkan mengeluarkan asap sebelum akhirnya jatuh di lereng bukit.
Rentetan kecelakaan pesawat latih di Indonesia menunjukkan pentingnya peningkatan standar keselamatan penerbangan, terutama dalam penerbangan latih.
Penyebab utama sering kali terkait dengan kondisi cuaca buruk, kegagalan teknis, dan kesalahan manusia.
***
Update Cepat, Info Lengkap! Join Whatsapp Channel Kami Klik Disini